Perilaku Sehat 3M di Dunia Pendidikan

oleh Bisma Pandara Suhan

           Pendidikan Indonesia sangat penting untuk keberlangsungan hidup bangsa Indonesia. Saat ini pendidikan Indonesia berada dalam kondisi yang memprihatinkan, karena saat ini Indonesia sedang dilanda oleh pandemi corona. Kita sebagai bangsa Indonesia yang peduli wajib berperilaku sehat untuk mengurangi penyebaran virus corona, agar pendidikan Indonesia dapat kembali berjalan dengan baik.

            Pandemi Corona membuat dunia pendidikan berada dalam kondisi yang kurang baik. Dunia pendidikan menjadi memiliki kehidupan normal yang baru. Kita sebagai manusia yang hidup di dunia ini dan terkena dampak pandemi corona, sebaiknya menjaga diri dengan cara berperilaku sehat.

            Untuk mencegah penyebaran virus corona, kita diwajibkan untuk melaksanakan kehidupan yang sehat, dengan cara disiplin 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Dengan disiplin 3M kita dapat mengurangi resiko terkena virus corona. 

  1. Menggunakan masker

 

            Menggunakan masker akan mencegah virus corona untuk masuk kedalam tubuh kita melalui hidung. Penggunaan masker di Indonesia menjadi wajib semenjak new normal diberlakukan, karena pemerintah Republik Indonesia mewajibkan warganya untuk menggunakan masker agar dapat mengurangi penyebaran virus corona.

            Masker yang wajib dipakai adalah masker medis(bedah) dan kain. Masker medis adalah masker yang sering digunakan oleh tenaga medis saat bekerja. Masker kain menjadi alternatif di masyarakat, karena harga masker bedah yang tinggi menyebabkan beberapa orang tidak sanggup untuk membelinya.

            Masker wajib digunakan ketika kita pergi dari rumah, contohnya seperti pergi ke sekolah. Masker sangat penting digunakan orang sakit atau mereka yang merawat orang sakit. Dengan menggunakan masker, kita berarti berusaha melindungi sekolah dan masyarakat umum. Berikut cara menggunakan masker yang tepat menurut Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia :

  • Sebelum memasang masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 20 detik) atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%).
  • Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
  • Hindari menyentuh masker saat digunakan; bila tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik atau bila tidak ada, cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
  • Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker baru. Masker medis hanya boleh digunakan satu kali saja. Masker kain dapat digunakan berulang kali.
  • Untuk membuka masker: lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker; Untuk masker 1x pakai, buang segera di tempat sampah tertutup atau kantong plastik. Untuk masker kain, segera cuci dengan deterjen. Untuk memasang masker baru, ikuti poin pertama.
  1. Mencuci tangan dengan sabun

 

            Dunia pendidikan menjadi bagian yang terkena dampak virus corona. Hal ini menyebabkan pemangku pendidikan menyediakan tempat cuci tangan di lingkungan pendidikan, seperti sekolah dan universitas. Siapapun yang akan masuk lingkungan pendidikan diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona.

            Mencuci tangan dengan sabun dapat membuat tangan kita bersih dari virus corona. Mencuci tangan menjadi kebiasaan umum yang baru, jika kita akan memasuki suatu sekolah, toko atau tempat yang umum, kita diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, karena dengan mencuci tangan menggunakan sabun kita dapat mengurangi resiko penyebaran virus corona.

            Berikut adalah cara mencuci tangan yang baik menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) :

  • Basahi tangan dengan air bersih
  • Gunakan sabun pada tangan secukupnya
  • Gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya
  • Gosok punggung tangan dan sela jari
  • Gosok telapak tangan dan sela jari dengan posisi saling bertautan
  • Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan
  • Genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar
  • Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun
  • Gosok tangan yang bersabun dengan air bersih mengair
  • Keringkan tangan dengan lap sekali pakai atau tissue
  • Bersihkan pemutan keran air dengan lap sekali pakai atau tissue


   Sumber gambar : Panduan CTPS 2020 – Kemenkes

 

  1. Menjaga jarak

          Menjaga jarak menjadi hal yang harus dilakukan untuk dapat mengurangi resiko penyebaran virus corona. Menjaga jarak yang baik menurut Kemenkes RI adalah 1,5 meter. Menjaga jarak dapat membuat kita terhindar dari percikan air liur yang keluar dari mulut penderita penyakit virus corona. Menjaga jarak pun dapat mengurangi kemungkinan kita bersentuhan langsung dengan orang lain, hal ini dapat mengurangi kemungkinan kita tertular virus corona.

            Pemerintah Indonesia memberlakukan pembelajaran daring (dalam jaringan), maka sekolah tidak mewajibkan peserta didik untuk berangkat ke sekolah. Jika kita tidak memiliki kegiatan yang begitu penting di luar rumah, sebaiknya kita tetap berada di rumah untuk menjaga jarak dengan orang lain. Dengan menjaga jarak aman, kita berarti telah berusaha melindungi diri sendiri dan orang lain dari penyebaran virus corona.

            Kesimpulannya, berperilaku sehat dapat melindungi kita dari virus corona. Kita sebagai manusia harus bersama-sama berusaha untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona. Dengan berperilaku sehat disiplin 3M, kita telah berusaha untuk melakukan hal yang baik bagi dunia pendidikan saat ini. Mari kita berperilaku sehat di kehidupan new normal dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter.

KOMUNIKASI DATA TCP/IP

Proses pengiriman sebuah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya tidak akan pernah bisa terlihat, diamati, semua berjalan cepat dan tidak terlihat oleh penggunanya. Sebuah data yang dikirim dari suatu perangkat akan mengalami serangkaian proses sebelum mencapai tujuannya atau pernagkat penerima, baik itu personal komputer / PC, server, router, tablet, ataupun sejenisnya. Dalam jaringan komputer sendiri yang berperan dalam proses pengiriman data  selain OSI layer adalah TCP/IP.

TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer.

TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas 4 lapis, diantaranya adalah :

  1. Protokol lapisan aplikasi : bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
  2. Protokol lapisan antar-host (Transport) : berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).
  3. Protokol lapisan Internet : bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
  4. Protokol lapisan antarmuka jaringan (Network / Link) : bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).

Enkapsulasi TCP/IP

Enkapsulasi secara umum merupakan sebuah proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut

Semua pengiriman dilakukan secara bertahap, mulai dari Layer Aplication (Layer 4) sampai pada layer paling bawah yaitu Layer Network / Link Layer. Setelah proses pengiriman selesai, barulah data tersebut terkirim melalui media transmisi seperti kabel. Ketika data tersebut sampai pada penerima, akan ada lagi proses penerimaan pada sisi penerima, mulai dari Layer Link sampai ke Layer Aplication TCP/IP.

Pada tiap-tiap leyer atau lapisan, data yang dikirim akan dibungkus oleh protocol atau aturan aturan. Proses ini dikenal dengan istilah Encapsulation (pada sisi pengirim) dan Decapsulation (pada sisi penerima).

Berikut ini adalah penjelasan singkat komunikasi TCP/IP:

  1. Pembentukan paket data pada application layer yang berasal dari perangkat end device. Pada pembentukan paket data ini kita dapat menggunakan prokol SMTP/ HTTP dalam paket data.
  2. Dilakukan segmentasi dan enkapsulasi paket data pada transport dan internet layer, pada transport ini terjadi pemilihan protokol yang digunakan,pada gambar tersebut menggunakan protokol TCP, selain itu pada transport layer ini terjadi yang namanya three way handshake.

 

Jabat tangan tiga arah (three way handshake) adalah metode yang digunakan dalam jaringan TCP / IP untuk membuat koneksi antara host / klien lokal dan server. Ini adalah metode tiga langkah yang mengharuskan klien dan server untuk bertukar paket SYN dan ACK (pengakuan) sebelum komunikasi data yang sebenarnya dimulai.

Tujuan paket ini adalah untuk menanyakan / menyimpulkan apakah server terbuka untuk koneksi baru. Server target harus memiliki port terbuka yang dapat menerima dan memulai koneksi baru. Ketika server menerima paket SYN dari node klien, ia merespons dan mengembalikan tanda terima konfirmasi – paket ACK atau paket SYN / ACK. Node klien menerima SYN / ACK dari server dan merespons dengan paket ACK. Setelah proses ini selesai, koneksi dibuat dan host dan server dapat berkomunikasi.

  1. Terbentuk paket data baru dengan label (header) yang berisi informasi yang diperlukan untuk sampai ke tujuan pada network access layer.
  2. Paket data dikirimkan melalui internetwork menggunakan media dan perangkat jaringan. Pada saa
  3. Paket data diterima lagi pada network access layer di tujuan akhir.
  4. Dilakukan dekapsulasi dan reassembly paket data pada transport dan internet layer.
  5. Paket data yang berisi pesan yang dikirimkan akan dibuka pada application layer kemudian akan ditampilkan pada perangkat tujuan/penerima.

Pada proses enklapsulasi-dekapsulasi pada gambar atas menunjukkan TCP/IP memiliki 5 layer yang perbedaannya terletak pada pembagian layer 1 (link) TCP/IP original menjadi Data Link dan Physical di TCP/IP updated.

Tapi untuk saat ini, anggap saja kita mengacu TCP/IP layer original dengan 4 layer.

 

Implementasi Komunikasi Data TCP/IP menggunakan Cisco Packet Tracer

*karena tidak bisa memasukan video, jadi kami memasangnya di youtube

Link video :

https://www.youtube.com/watch?v=C-Jh9f7cK9A&feature=youtu.be

Pada implementas komunikasi data TCP/IP menggunakan Cisco Packet Treaser ini menggunakan FTP sever sebagai media atau data transmisinya.

 

Anggota Kelompok :

Pendidikan Ilmu Komputer 2017

  1. Bisma Pandara Suhan (1700701) bismaps.blog.upi.edu
  2. Althea Rizqi Amelinda (1700916) altheara.blog.upi.edu
  3. Dela Adelia (1703734)  adelia.blog.upi.edu
  4. Taufik Nurrahman Permana (1705508) taufikn.blog.upi.edu

 

Referensi :

data and computer communications, William Stallings 8th edition ; img TCP IP Protocol graph https://www.slideshare.net/welcometofacebook/m01-35513847

https://www.techopedia.com/definition/10339/three-way-handshake

https://www.inetdaemon.com/tutorials/internet/tcp/3-way_handshake.shtml

https://ngonfig.net/tcp-ip.htmlhttps://dat36.wordpress.com/2010/07/30/protocol-proses-enkapsulasi/https://aslanalwi.wordpress.com/memahami-ip-datagram/